oleh

Camilan Tradisional Khas Jembrana, Bertahan Ditengah Pandemi

IBISNIS.ID, JEMBRANA – Camilan (Jajanan) tradisional tidak kalah saing dengan camilan modern yang ada saat ini. Cita rasa yang khas  membuatnya tetap diburu para pecinta kuliner meski ditengah badai pandemi.

Usaha yang dirintis ketika awal Pandemi tahun 2019, dimana penghasilan suami sebagai nelayan yang ketika paceklik tentu butuh biaya. Hingga kini camilan itu tetap bertahan  dan masih berproduksi.

Pengolah camilan tradisional, Juma’ati (37) di Banjar Tengah, Desa Tegalbadeg Barat mengatakan, usaha yang digeluti kini tak segampang membalikan tangan, butuh perjuangan. Selain biaya untuk anak mondok sekolah, juga menambahkan hasil. Suami yang seorang nelayan, saat paceklik usaha rumahan di rintis. Bahkan sempat berpindah tempat. Kini balik di rumahnya dan mengolah bersama 4 karyawan.

“Semua adonan diolah dan dikerjakan di rumah dari awal hingga mengemas hasil usaha. Untuk pengerjaan peyek mencapai 10 kg dalam satu hari, sedangkan jajanan opak 3 kg semua dikemas dengan model ecaran seribu. Ini pasarkan ke warung dan juga grosir di Kota Negara,” katanya, Senin (27/06).

Juma’ati yang orang memanggilnya dengan sebutan Atik menjelaskan, hasil mencapai 1,2 juta dalam satu hari dengan nominal jika ladram 4 kg, opak 3 kg, peyek 10 gram, cacalan 2 kg dan kacang asin 2 – 4 kg. Total mencapai 23 kg untuk pengerjaan bahan saja. Semua bahan di beli di pasar, dari harga 2 ribu hingga kemasan bal dengan harga 20 ribu.

“Untuk tenaga kerja ada 4 orang sedangkan bagian pemasaran 4 orang dan 1 orang agen di pasar Banjar Tengah. Produksi dikerjakan pagi dari mengolah adonan hingga mengemas dilakukan dengan kerja secara rutin. Bahkan jika ada pesanan baik itu upakara dan yang mau hari raya tentu ramai orderan,” ujarnya.

Ia pun mengemukakan, kenaikan bahan dasar telur, tepung dan yang lain tentu ikut-ikut naik. Membuat kelabakan, hingga tetap pertahankan harga.

“Tidak bisa menaikkan harga selamat itu. Yang terpenting kualitas pelanggan terpenuhi dulu. Dan semoga gejolak kenaikan pemerintah juga bisa memberikan solusi para pengusaha kecil ini,” tuntasnya.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *