oleh

Properti di Kawasan Labuan Bajo Jadi Incaran Investor

INBISNIS.ID, LABUAN BAJO – Properti di Labuan Bajo jadi incaran investor properti seiring tingginya permintaan dari pelaku bisnis kafe dan restoran untuk mengembangkan usahanya di area komersial di kawasan wisata tersebut.

Managing Director Galaxy Sumatera Henry Nugraha mengatakan, prospek investasi properti Labuan Bajo sangat bagus sejak wilayah ini dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai destinasi pariwisata yang dipercepat pengembangannya.

“Sekarang kemajuannya luar biasa, yakni pembangunan hotel bintang lima terutama yang premium. Kami sendiri fokus pada proyek-proyek unit komersial seperti shophouse atau ruko karena harga sewanya cukup tinggi,” kata Henry yang dilansir beritasatu.com beberapa waktu lalu di sela acara World Property Insight 2022 Galaxy Mall I di Surabaya.

Baca juga :Kavling Villa Dijual di Labuan Bajo, 366 Komodo Sunset View Resort Villa

Menurut Henry, saat ini untuk satu lantai saja harga sewa ruko di sana bisa mencapai Rp 120 juta sampai dengan Rp 150 juta per tahun.

“Lumayan tinggi, itu harga sekarang. Karena susah cari ruko yang sudah ready, pebisnis yang mau buka di sana, baik kafe atau restoran berebutan. Ada kecenderungan harganya akan terus naik karena suplai terbatas. Kalau demand tidak terpenuhi atau tidak memadai dan terus naik, harga sewanya bisa naik hingga Rp 200 juta per tahun,” ujarnya.

Lebih lanjut Henry mengatakan, investasi properti dunia kembali bergairah seiring dibukanya border oleh banyak negara tujuan investasi sejak dua tahun terakhir pandemi Covid-19 dan banyak orang Indonesia mulai bisa bepergian ke luar negeri begitupun sebaliknya.

“Minat orang untuk investasi properti mulai tumbuh lagi, karena inflasi lagi tinggi, mau menyimpan uangnya di bank juga bunganya rendah, juga banyak investasi bodong akhir-akhir ini, jadi mereka kembali investasi properti,” katanya.

Selain ruko, beberapa properti lain juga menjadi incaran investasi. Salah satu properti di Labuan Bajo yang menjadi minat investor adalah tanah, karena ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh dalam investasi tanah di Labuan Bajo.

Baca juga :Kavling Long Beach Sumba, Siap Menjemput Investor di Tahun 2023

Salah satu diantaranya anda bisa membeli tanah dengan harga yang relatif lebih terjangkau. Seiring dengan perkembangan dan kemajuan pariwisata membuat aset nilai jualnya jadi lebih tinggi dan meningkat tiap tahunnya.

“Sekitar 70% investor properti memilih tanah, sedangkan sisanya memilih berinvestasi properti lainnya,” kata Henry.

Selain itu, berdasarkan yang dikutip media INBISNIS.ID, Studi The Economist Group tentang Global Liveability Index 2022 menempatkan kota Sydney, Perth, Melbourne, Singapore, Canada, Malaysia, Gili Trawangan, Labuan Bajo, Spanyol, Cambodia, Portugal, Inggris, Yunani, Cyprus dan Dubai sebagai kota dengan kualitas hidup yang baik.

“Sehingga tak heran kota-kota tersebut menjadi pilihan bagi orang-orang yang ingin memiliki kehidupan yang lebih baik. Selain alasan itu, kota yang paling layak huni tadi menawarkan second residences dengan cara bundling properties, jadi orang yang membeli properti di sana bisa mendapatkan permanent residence sekaligus,” terang Henry.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *