oleh

Jangan Menyerah pada Kegagalan

INBISNIS.ID – Angin tidak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya.Terkadang, seseorang memang mendapatkan ujian hidup yang dirasa cukup berat.

Akan tetapi, perlu Anda catat kalau ujian itu bukan untuk membuat seseorang menjadi lemah, lalu menyerah. Layaknya angin menggoyangkan pepohonan untuk menguji kekuatan akarnya, ujian bisa membuat Anda semakin kuat dan mampu menghadapi masalah yang mungkin lebih besar lagi di masa depan.

Aku pikir setiap kegagalan yang harus kuhadapi memberiku kesempatan untuk memulai lagi dan mencoba sesuatu yang baru.

Aku juga mengungkapkan sesuatu yang berkaitan dengan perjuangan hidup, aku menyarankan agar kita  menjadi pribadi masing – masing yang tak mudah menyerah dan putus asa meski pernah gagal.

Mengapa demikian? Karena kita bisa mengambil pelajaran dari kegagalan itu supaya kelak tidak mengalami hal yang sama. Lambat laun, akan ada hikmah yang mengantarkan kita pada kesuksesan.

Ketika kesempatan lain terbuka dan ketika satu pintu tertutup, yang lain terbuka. Tetapi kita sering melihat begitu lama dan bahkan kita juga merasa menyesal dengan pintu yang tertutup, sehingga tidak lagi melihat ada pintu lain yang terbuka untuk kita.

Oleh sebab itu kita tahu, sebagian besar orang meraih kesuksesan itu setelah mereka mengalami puluhan, bahkan mungkin ratusan kali kegagalan.

Sewaktu gagal, mereka tidak menyerah begitu saja. Mereka mencari jalan lain dan mengambil kesempatan yang masih terbuka. Harusnya, kita semestinya juga harus demikian, tidak langsung menyerah walaupun meski kita pernah mengalami satu Kegagalan ungkapan itu jelas sekali menuturkan mengenai kegagalan yang pernah dialami oleh aku selama hidupku tetapi.

Tak disangka, kegagalan menjadi bagian dari perjalanan hidup yang amat penting bagiku. Dari situlah aku terus belajar bagaimana untuk mampu menggapai keberhasilan. Asalkan tetap terus dengan semangat berjuang, kita juga akan mendapatkan kesempatan yang sama.

Ada dua hari yang  berharga  dalam hidup kita, yaitu hari ketika kita  lahir dan hari ketika saat kita menemukan alasan mengapa kita dilahirkan.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *