oleh

Apa Bisnis Properti yang Paling Menguntungkan? Simak Jawabannya!

INBISNIS.ID, BALI Bisnis properti adalah salah satu industri yang selalu menghadirkan daya tarik besar di era modern saat ini.

Seiring semakin banyaknya jumlah penduduk, permintaan akan properti pun semakin besar. Apalagi didukung pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, potensi keuntungan pun semakin besar bisa didapat dari berbagai jenis usaha dalam bisnis properti.

Meski sesekali mengalami penurunan, secara umum bisnis di bidang properti lebih sering mengalami perkembangan setiap tahunnya karena properti atau tanah memiliki fluktuasi atau perubahan harga yang cenderung naik.

Baca juga :Kavling Pantai Pasir Putih, Ramaikan Geliat Bisnis Property di Labuan Bajo

Dilansir dari rumah.com, Jumat (31/12/2022), berikut kami ulas delapan macam bisnis properti yang paling menguntungkan dari berbagai sumber.

1. Makelar Properti
Makelar properti atau yang dikenal juga dengan istilah broker tidak harus terlebih dulu memiliki properti.

Mereka cukup memiliki kemampuan memasarkan properti kepada calon konsumen, tentunya dengan berbekal pengetahuan yang cukup mengenai properti yang ditawarkan, kejelian dalam membaca trend yang sedang berkembang di setiap daerah di mana properti itu berada, dan juga jejaring atau networking yang luas.

Keuntungan lain dari menjadi broker juga ada pada waktu kerjanya yang relatif fleksibel. Profesi broker properti menjanjikan keuntungan yang relatif besar. Bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta, tergantung nilai properti yang berhasil dijual.

2. Agen Properti
Buat yang ingin mendapatkan penghasilan tetap bisa memilih menjadi agen di kantor agen properti. Dengan begitu, mereka bisa tetap mendapatkan gaji bulanan, diluar juga komisi besar andai kesepakatan transaksi berhasil mereka capai.

Nilai lebih lainnya dengan bergabung ke kantor agen properti adalah bisa mendapatkan informasi terbaru tentang properti yang dijual dan berbagai promosi yang bisa ditawarkan kepada calon pembeli. Meski konsekuensinya mereka akan terikat, hanya bisa memasarkan dan menjual properti yang ada di kantor agen tersebut saja.

3. Bisnis Kos-kosan
Bisnis kos-kosan atau kontrakan menjadi peluang bisnis properti lainnya yang bisa sangat menguntungkan. Sebab dengan semakin tingginya harga properti saat ini, membuat banyak orang yang kesulitan untuk langsung bisa membeli properti seperti rumah atau apartemen. Sehingga membuat mereka mau tak mau harus rela lebih dulu tinggal di tempat kos atau kontrakan.

Bisnis kos-kosan atau kontrakan ini utamanya akan sangat menguntungkan di kota-kota besar, khususnya di daerah pusat perkantoran atau pendidikan yang banyak universitas. Kekurangan dari bisnis kos-kosan atau kontrakan ini, modal yang diperlukan memang relatif lebih besar. Sebab untuk memulai bisnisnya, tentu harus lebih dulu memiliki properti dengan harga yang tentunya tidak murah juga.

Baca juga :Kavling Torobembe, Pilihan Bijak Berinvestasi di Labuan Bajo

4. Bisnis Penyewaan Kamar
Penyewaan kamar juga bisa menjadi bisnis properti yang menguntungkan saat ini. Dalam prakteknya, penyewaan kamar ini sama seperti halnya bisnis kos-kosan atau kontrakan, namun bedanya ada pada sistem penyewaan yang hanya dalam hitungan hari, selayaknya hotel.

Bisnis penyewaan kamar bisa dimulai dengan hanya memanfaatkan kamar kosong yang mungkin masih tersedia di rumah yang dihuni. Namun karena jangka waktu sewanya yang hanya beberapa hari, pemilik bisnis ini harus lebih punya waktu untuk memasarkan propertinya.

5. Bisnis Tanah
Jual beli tanah juga menjadi salah satu pilihan bisnis properti yang menjanjikan keuntungan besar. Meski umumnya membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk membeli tanah, sebelum kemudian menjualnya lagi, bisnis ini menguntungkan karena tak perlu perawatan sama sekali ketika seseorang sudah membeli tanah tersebut.

Tanpa perawatan rutin selayaknya rumah, harga tanah pun cenderung akan terus meningkat tiap tahunnya. Sehingga cukup dengan mempertahankannya beberapa tahun, seseorang yang memulai bisnis ini akan langsung bisa menjual tanah yang sebelumnya dibelinya dengan harga yang jauh lebih mahal. Terlebih jika mereka bisa membaca potensi signifikan kenaikan tanah itu di masa mendatang.

6. Bisnis Pendanaan Properti
Buat yang tidak memiliki modal besar untuk memulai bisnis jual beli dan penyewaan properti, serta waktu yang cukup banyak untuk menjadi broker, menjadi pemodal pendanaan (investor) properti bisa menjadi pilihan yang menguntungkan.

Caranya dengan mendanai proyek properti lewat invoice financing di situs P2P lending properti yang kini semakin banyak di Indonesia. Sama seperti situs P2P lending lainnya, situs P2P lending properti merupakan tempat untuk mempertemukan investor dan peminjam atau orang yang membutuhkan dana untuk membeli properti.

Menariknya di situs P2P lending ini seseorang bisa menjadi investor hanya dengan modal yang relatif kecil, yakni mulai dari Rp200 ribu saja. Dengan sistem selayaknya investasi, seseorang bisa mendapatkan keuntungan atau return (imbal hasil) hingga mencapai 11% per tahun.

Namun selayaknya sebuah investasi juga, risiko yang hadir dalam bisnis ini relatif besar. Sebab umumnya orang yang mencari modal melalui PSP lending adalah mereka yang dinilai kurang layak mendapatkan kredit dari bank. Atau dengan kata lain memiliki risiko tinggi untuk tidak bisa melunasi pinjaman yang diambilnya.

Baca juga :Kavling Pantai Surfing, Menjawab Tren Positif Bisnis Property di Pulau Sumba

7. Bisnis Pasar Modal
Jika takut akan risiko besar sebagai investor di situs P2P lending, pilihan lainnya bisa dengan menjadi investor di pasar modal. Caranya cukup dengan membeli saham perusahaan properti sesuai dengan besaran modal yang dimiliki.

Harga saham yang tersedia pun relatif beragam, termasuk yang harganya dibawah Rp 1.000 per lembar. Sehingga cukup dengan hanya modal sekitar Rp100 ribu, maka sudah bisa membeli satu lot saham sebuah perusahaan properti.

Kerugiannya menjadi investor di pasar modal ini memang tak sebesar di situs P2P lending. Namun jika pandai dalam membaca peluang kenaikan saham sebuah perusahaan properti, bukan mustahil keuntungan berlipat-lipat ganda bisa didapatkan.

8. Bisnis Situs Pencarian Properti
Satu lagi bisnis properti yang bisa menjadi pilihan menguntungkan di tengah perkembangan teknologi saat ini adalah dengan mendirikan situs pencarian properti. Sebab di tengah era teknologi saat ini lebih banyak orang yang enggan untuk repot datang langsung ke rumah atau hunian yang ingin dibeli atau sewanya, ataupun mengandalkan broker yang umumnya akan menaikan harga jual properti tersebut.

Situs pencarian properti ini bisa menjadi jembatan langsung antara orang yang ingin menjual propertinya dan mereka yang ingin membeli, cukup dengan melihat-lihat langsung di gadget mereka.

Keuntungan yang bisa didapat dari membuat situs pencarian properti ini sama seperti broker konvensional, yakni dengan menerapkan biaya perantara untuk transaksi properti yang sukses di dalamnya, kendati umumnya biaya tersebut tak sebesar keuntungan yang didapat broker konvensional.

Kekurangannya, terjun ke bisnis ini mau tak mau juga harus dibekali dengan pengetahuan dan kemampuan teknologi. Termasuk dalam hal maintenance agar bisa bersaing dengan bisnis sejenis yang semakin banyak.

Itulah delapan jenis bisnis properti yang bisa kamu mulai. Kira-kira tertarik mencoba bisnis yang mana ya?

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *