oleh

Koalisi Bertiga Bersatu, Mematahkan Opini Pengamat Politik dan Membuat Sejarah Baru

INBISNIS.ID, JAKARTA – Tiga Partai Politik GOLKAR, PAN & PPP mengawali Koalisi Persiapan Pilpres 2024 dengan nama koalisi Bertiga Bersatu membuat kejutan perpolitikan dii Indonesia, Sabtu (21/5).

Kebanyakan orang menduga bahwa yang akan digadang – gadang partai politik mengawali koalisi adalah PDIP & GERINDRA  ternyata GOLKAR, PAN dan PPP, yang membuat kejutan di kancah perpolitikan Indonesia.

Padahal isu yang begitu santer adalah partai politik PDIP & GERINDRA sudah Menjalin komunikasi politik di awal pertemuan – pertemuan Ketua umum PDIP Ibu Megawati Soekarno Putri dan Bapak Prabowo Subianto sudah bukan rahasia umum lagi.

Berita – berita di media sudah bertebaran tetapi masih belum membuka koalisi juga, mungkin ada manuver lain kita tidak pernah tahu karena politik itu penuh kejutan yang tak terduga. Masing – masing ari Ketua Umum Partai Koalisi Bertiga Bersatu memberikan pesan politiknya.

Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, Indonesia memiliki pengalaman sukses menggelar Pemilu secara langsung pada 2014 dan 2019.

Menko Airlangga ungkap tiga Jurus jaga pasokan dan harga minyak goreng

Namun, suksesnya pesta demokrasi lima tahunan itu juga meninggalkan dampak kurang baik bagi masyarakat. Yakni, kondisi masyarakat yang justru terpecah dan terpolarisasi.

“Kita akhiri sengketa yang kemarin, mari kita saling menyayangi, yang menista, membenci kita hilangkan. Nah itulah gagasan yang akan kita bangun bersama-sama Golkar, PPP, dan Partai Amanat Nasional,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menegaskan, memperbaiki sebuah bangsa tidak mungkin sendiri. Butuh kebersamaan dan persatuan dalam politik gagasan untuk membangun bangsa yang maju.

“Pertemuan malam ini sebagai awal nanti untuk merumuskan gagasan-gagasan negara Indonesia sebagaimana cita-cita menjadi negara yang bersatu,” tegasnya.

Ketum PPP Suharso Monoarfa menegaskan, apa yang dilakukan ketiga partai pada pertemuan ini adalah menunjukkan kerja sama lebih awal untuk saling memperkuat agar menjauhkan politik identitas maupun keterpecahan masyarakat tidak terulang pada pemilu yang akan datang.

Selain itu, Golkar, PPP, dan PAN juga ingin memastikan seluruh pertanggungjawaban pemerintahan Presiden Jokowi selesai dengan baik. Apa yang sudah baik di periode pemerintahan saat ini bisa dilanjutkan pada pemerintahan kedepannya.

“Jadi, kami bertiga juga ingin memastikan keberlanjutan pembangunan itu seluruh rakyat dari seluruh bangsa dan negara,” tegas Suharso.

Ketiga partai berkoalisi ini sudah memenuhi syarat presidential threshold 20% di Koalisi Bertiga Bersatu diantaranya :

GOLKAR = 17.229.789 Suara ( 12,31 % )

PAN.       = 9.572.623 Suara ( 6,84 % )

PPP.        = 6.323.147 Suara ( 4,52 % ).

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi, menyebut Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP tidak terbentuk dalam waktu singkat.

Ia menyebut komunikasi ketiga partai sudah terjalin dalam waktu yang tidak singkat.

“Ini bukan ujug-ujug (tiba-tiba), tidak bersifat tiba masa tiba akal, tapi ini sudah terjalin komunikasi secara persuasif antar ketua umum partai,” ujarnya.

Dengan membangun kekuatan politik Berkoalisi Bertiga Bersatu itu masih tahapan awal dan belum merumuskan akan mencalonkan siapa calon presiden & calon wakil presiden baru sebatas membangun kesepakatan kerjasama politik antar partai.

Tahap awal saja tidak cukup kemungkinan koalisi bertiga bersatu untuk merasa puas kedepannya, karena merebut dan meraih pertarungan di persiapan pilpres dan pemilu 2024 harus memiliki rumusan – rumusan strategi politik, pola politik dan manuver politik masing – masing agar partai politik tetap dipercayakan oleh rakyat dalam menitipkan aspirasinya.

Partai politik berkoalisi di tahap awal ini tidak mudah dapat dipercaya dan diterima pesan politiknya hingga hasil akhirnya. Kebanyakan dari kalangan masyarakat bawah sekarang ini mendapat pelajaran politiknya itu lewat doktrin – doktrin dari politik identitas, money politik dan tabiat politik kurang baik yang didapat, padahal politik itu dinamis juga bertujuan untuk kepentingan bersama dan kesejahteraan Rakyatnya menuju Indonesia yang lebih baik berbangsa dan bernegara.

Semua orang memiliki pendapat yang berbeda – beda untuk menanggapi pemikiran – pemikiran elit partai politik lewat pesan & kesan ide gagasan serta sarannya setelah terbentuknya koalisi bersatu.

Disinilah tantangan partai politik Koalisi Bertiga Bersatu  untuk bisa memenangkan hati rakyat persiapan pemilu dan pilpres serentak. Apakah masih solidnya ketiga partai tersebut hingga hasil akhir dan apa saja yang akan dilakukannya menuju kebersamaan visi dan misi kepartaian masing – masing yang memiliki basis berbeda.

Suatu ide gagasan yang baik dan langkah awal yang luar biasa disaat isu – isu politik berseliweran masalah partai politik yang digadang – gadangkan tidak siap dan tidak mampu bertarung di pemilu atau pilpres yang akan datang 2024 malah partai – partai ini lah yang lebih awal berkoalisi mendapatkan apresiasi yang baik dari lainnya.

Koalisi Bertiga Bersatu semoga memberikan dampak positif kepada partai – partai lainya untuk merubah mindset pola pikir yang mengandalkan jual ide, gagasan dan saran terbaiknya untuk indonesia kedepan dalam ajang 5 tahunan pilpres dan pemilu di 2024.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.