INBISNIS.ID, JAKARTA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan komitmen Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam memperkuat transformasi ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui empat pilar strategis prioritas tahun 2026.
Afriansyah mengatakan, Indonesia saat ini tidak hanya menyiapkan tenaga kerja, tetapi juga membangun fondasi SDM masa depan yang adaptif dan inovatif untuk menjawab kesenjangan kompetensi dan perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi.
“Transformasi digital telah mengubah wajah ketenagakerjaan secara fundamental. Meski pekerjaan konvensional bergeser, peluang baru berbasis kreativitas dan teknologi terbuka lebar. Kita membutuhkan talenta yang tidak hanya menunggu lowongan pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan nilai dan inovasi baru,” ujar Afriansyah pada acara Examination Authority (EXOT) 2026 SMP-SMA Al-Wildan Islamic School Jakarta, Minggu (10/5/2026).
BACA JUGA :
- Beli Saat Sunyi, Nikmati Saat Ramai: Strategi Investasi di Sumba
- Dari Laut ke Darat, Labuan Bajo Punya Mesin Uang Berlapis
- Sumba Jadi Kandidat Terkuat Penerus Kejayaan Pariwisata Bali
- Properti Canggu Kian Padat, Harga Makin Ganas
- Dari Bali hingga Labuan Bajo, Investor Memilih INBISNIS Property
Empat pilar strategis prioritas Kemnaker tahun 2026 meliputi:
Pertama, Pusat Pelatihan Vokasi yang difokuskan pada program skilling dan reskilling guna menjawab kesenjangan kompetensi serta menyiapkan SDM sesuai kebutuhan industri masa depan.
Kedua, Talent & Innovation Hub (TIH) yang berperan sebagai inkubator strategis nasional untuk mentransformasikan ide kreatif menjadi produk komersial dan melahirkan inovator baru.
Ketiga, Pelatihan dan Penempatan Disabilitas sebagai wujud komitmen nyata dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan setara bagi seluruh warga negara.
Keempat, Labor Productivity Clinics sebagai instrumen untuk meningkatkan produktivitas serta daya saing perusahaan nasional di tingkat global.
Afriansyah menegaskan, keempat pilar tersebut akan terintegrasi menjadi ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif, inklusif, dan produktif guna mendukung penguatan daya saing nasional. Ia meyakini kesiapan SDM di sektor ekonomi kreatif akan menjadi pondasi penting menuju kemandirian ekonomi nasional.
“Indonesia Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila ekonomi kreatif menjadi pilar pembangunan. Kemandirian ekonomi inilah yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa maju dan berdaya saing global,” pungkasnya.
Sumber :Biro Humas Kemnaker
(Redaksi)
Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.
Investasi melalui navigasi INBISNIS Property, kami mengintegrasikan keahlian hukum dari INBISNIS Law Firm dan data pasar terbaru untuk memastikan setiap langkah investasi Anda terlindungi dan menguntungkan. Dari pemilihan lahan strategis hingga manajemen aset, kami adalah mitra “One Stop Solution” Anda untuk menaklukkan pasar real estate Indonesia.
Yuk, gabung grup WhatsApp Berita INBISNIS.ID atau ikuti Channel Berita INBISNIS.ID! Dapatkan info terkini tentang Investasi, Bisnis dan Dunia Usaha langsung ke ponselmu.













Komentar