oleh

DPC FPE- KSBSI Lutim Rapat Dengar Pendapat Umum dengan DPRD Lutim

INBISNIS.ID, LUWU TIMUR – Sekitar 40 orang yang menamakan diri Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Kabupaten Luwu Timur,  yang dipimpin oleh Pandi Aripin sebagai Ketua Federasi Pertambangan Enegi (FPE).

KSBSI Luwu Timur dan Isak Bukkang sebagai sekretaris FPE- KSBI Luwu Timur sekaligus menjadi juru bicara, mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Luwu Timur, dan  meminta untuk rapat dengar pendapat umum dengan anggota DPRD Luwu Timur di Jln. Ki Hajar Dewantara, Desa Puncak Indah,  Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu timur, Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat(13/5).

Peserta aksi ini kemudian memasuki ruang aspirasi DPRD Luwu timur dan diterima oleh 5 orang perwakilan DPRD Luwu timur yaitu:

1. Arifin.S.Ag (ketua DPRD Luwu Timur)

2. Muh. Siddiq (Wakil ketua I DPRD Luwu timur fraksi Nasdem)

3. H.Usman Sadik (wakil ketua II DPRD LUWU TIMUR FRAKSI PAN)

4. Badawi Alwi (ketua komisi III DPRD Luwu timur

5.  Andi Surono (Anggota komisi III DPRD Luwu Timur

Selanjutnya Muh.Siddik (Wakil Ketua I DPRD Luwu timur fraksi Nasdem ) membuka rapat dengar pendapat antara perwakilan DPRD dengan peserta serikat Bbruh FPE KSBSI Kabupaten Luwu Timur.

Isak  Bukkang  sebagai juru bicara  menyampaikan dan membacakan point- point dan tuntutan serikat buruh.

“Dengan mencermati perselisihan antara buruh dan pengusaha yg terus bertambah dan berjalan lambat, sehingga kami meminta rapat dengar pendapat umum dengan para Anggota Dewan yang terhormat,” katanya

Setelah peserta aksi ini menyampaikan beberapa point aksi tuntutannya H.muh Siddik meninggalkan ruangan  rapat karena  ada tugas penting yg harus dikerjakan dan rapat tetap dilanjutkan yang dipimpin oleh H.Usman Sadik.

Dalam hasil pertemuan dengan Komisi III DPRD, Kabupaten Luwu Timur, ini disimpulkan bahwa akan di agendakan Rapat Dengar Pendapat dengan pihak PT.Vale (HRD) dan pihak SCMnya serta perwakilan dari serikat buruh FPE KSBSI sehingga pokok permasalahan ini cepat selesai. Selanjutnya pihak DPRD butuh masukan-masukan dan data yang valid dari serikat buruh KSBSI agar pokok permasalahannya pada saat agenda RDP nantinya dengan pihak PT.VALE mudah menemui titik terang.

Selanjutnya peserta aksi serikat buruh FPE KSBSI terlihat kelaur dari ruangan aspirasi DPRD Kabupaten Luwu Timur dan membubarkan diri dengan aman dan kondusif.

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *