oleh

Destinasi MICE Internasional yang Ada di Indonesia

INBISNIS.ID, LABUAN BAJO – Beberapa tahun belakangan, Indonesia kerap ditunjuk menjadi tuan rumah dalam berbagai event berskala internasional. Terbaru, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 sukses digelar di Labuan Bajo pada 9-11 Mei 2023. Hal ini makin menegaskan bahwa Indonesia memang layak menjadi destinasi tujuan MICE skala Internasional.

Bagi Sobat Parekraf yang belum tahu, MICE merupakan akronim dari Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions. Sehingga bisa diartikan jika MICE merupakan sektor pariwisata yang mencakup berbagai acara dan kegiatan bisnis yang melibatkan banyak orang dengan kepentingan sama yang berkumpul di suatu tempat.

Ada banyak pertimbangan suatu tempat layak disebut destinasi tujuan MICE skala internasional. Hal tersebut merujuk pada faktor akomodasi, infrastruktur, aksesibilitas, hingga daya tarik wisata yang memadai di daerah tersebut.

Baca juga :Kavling Torobembe, Pilihan Bijak Berinvestasi di Labuan Bajo

Melihat faktor-faktor tersebut, tentunya banyak daerah di Indonesia layak menjadi destinasi tujuan MICE internasional. Mengingat, Indonesia memiliki fasilitas penginapan, transportasi, hingga gedung pertemuan berstandar internasional yang komplet.

Berikut adalah beberapa daerah di Indonesia yang layak menjadi destinasi MICE skala internasional dikutip dari kemenparekraf.go.id:

Labuan Bajo
Salah satu event MICE skala internasional yang baru-baru ini sukses digelar di Labuan Bajo adalah KTT ke-42 ASEAN. Hal ini makin menegaskan kalau Labuan Bajo layak disebut sebagai destinasi MICE internasional. Bahkan, sebelum KTT ke-42 ASEAN, Labuan Bajo juga menjadi tuan rumah gelaran G20 pada 2020 lalu.

Bukan tanpa alasan Labuan Bajo kerap dipilih menjadi tuan rumah event internasional. Labuan Bajo mempunyai berbagai fasilitas dan infrastruktur penunjang gelaran MICE internasional. Contohnya pada KTT ke-42 ASEAN kemarin, Ayana Komodo Resort dipilih menjadi salah satu venue. Lantaran hotel ini memiliki fasilitas bintang lima sesuai standar internasional. 

Selain akomodasi berupa hotel berbintang, Labuan Bajo juga memiliki fasilitas Living on Board, yang menawarkan sensasi menginap unik di kapal pinisi. Hal ini turut ditunjang dengan keindahan alam Labuan Bajo yang siap memesona para tamu yang datang. Satu lagi ikon menarik dari Labuan Bajo, yakni keberadaan satwa langka dan satu-satunya di dunia, komodo.

Baca juga :Kavling Pantai Pasir Putih, Ramaikan Geliat Bisnis Property

Jakarta
Sebagai ibu kota dan jantung Indonesia, Jakarta kerap menjadi tuan rumah dalam berbagai gelaran MICE skala internasional. Berbagai sarana penunjangan sangat komplit di Jakarta. Mulai dari bandara internasional yang dekat dengan pusat Kota Jakarta, transportasi dalam kota berupa MRT, Commuter Line, dan TransJakarta, hotel-hotel berbintang, hingga berbagai venue tempat menggelar event standar internasional.

Salah satu event MICE paling ditunggu di Jakarta tahun ini adalah konser Coldplay yang rencananya akan digelar pada 15 November 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. Kerennya, tiket konser band internasional yang paling dinanti ini telah terjual habis hanya dalam waktu 1,5 jam saja! Tak hanya konser band-band internasional saja, pada bulan September 2023 mendatang, Jakarta akan menjadi tuan rumah event internasional KTT ke-43 ASEAN.

Baca juga :Lima Kawasan Favorit di Labuan Bajo yang Paling Diincar Developer

Bali
Membahas soal MICE tidak boleh lupa memasukkan nama Bali di dalamnya. Sebab, Bali selalu menjadi tempat perhelatan eventevent besar skala internasional, sehingga Bali layak disebut sebagai destinasi MICE internasional.

Salah satu event internasional yang baru-baru ini diselenggarakan di Bali adalah Asia Media Summit ke-18. Event ini dilaksanakan pada 23-24 Mei 2023 di Ballroom Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali. Hotel berstandar internasional ini menampung sekitar 300 perwakilan delegasi dari berbagai negara di Asia Pasifik yang hadir dalam event tersebut.

Sebelumnya, Bali juga telah sukses menggelar KTT G20 pada November 2022. Dengan salah satu venue-nya adalah kawasan Garuda Wisnu Kencana yang dipakai untuk Gala Dinner pemimpin-pemimpin dunia. Keindahan tebing-tebing batu, tarian khas Bali, pertunjukan seni, hingga kuliner yang lezat berhasil mengangkat citra Indonesia sebagai destinasi tujuan MICE internasional.

Baca juga :Kavling Long Beach Sumba, Siap Menjemput Investor di Tahun 2023

Yogyakarta
Kota Gudeg Yogyakarta juga masuk ke dalam destinasi MICE internasional. Pasalnya, Yogyakarta beberapa kali ditunjuk menjadi tuan rumah eventevent besar. Seperti contohnya pada September 2022, Yogyakarta menjadi tempat penyelenggaraan pertemuan ke-3 Sherpa G20. Paling baru, 2-5 Februari 2023, Yogyakarta menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

Ada banyak alasan mengapa Yogyakarta cocok jadi salah satu tujuan MICE. Yogyakarta mempunyai kelengkapan fasilitas dan akomodasi dalam menggelar acara berskala internasional. Salah satu alasan lain mengapa Yogyakarta dikembangkan menjadi destinasi tujuan MICE internasional, karena berdekatan dengan Candi Borobudur, sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP).

Padang
Kota lainnya di Indonesia yang layak dan terus dikembangkan menjadi destinasi tujuan MICE internasional adalah Padang, Sumatra Barat. Kental akan budaya Minang, Padang sangat cocok menjadi destinasi MICE.

Pada tanggal 6-9 September 2023 mendatang, Kota Padang akan menjadi tuan rumah gelaran World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2023, yang akan dihadiri pemimpin dari 8 negara. Acara ini akan berlangsung di salah satu masjid terbesar di Padang, yakni Masjid Raya Sumatera Barat.

Selain itu, Padang dan beberapa kota di Sumatera Barat lainnya masuk ke dalam program IMT-GT (Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle), kerja sama kawasan sub-regional yang melibatkan tiga negara. Sehingga kedepannya akan banyak event internasional yang akan digelar di Sumatera Barat.

Itulah beberapa daerah di Indonesia yang layak menjadi destinasi tujuan MICE internasional. Diharapkan, hadirnya berbagai event internasional di Indonesia dapat mendorong tercapainya target 8,5 juta kunjungan wisatawan mancanegara, dan membuka 4,4 juta lapangan kerja pada 2024. 

(Redaksi)

Well, Silahkan tulis pendapatnya di kolom komentar ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *