wrapper

Breaking News

Friday, 14 Jan 2022

Kadis Kesehatan Maluku Utara : Hanya 5 Sampel Dikirim Ke Jakarta

Ditulis Oleh 
Rate this item
(1 Vote)
Kadis Kesehatan Provinsi Maluku Utara, dr Idhar Sidi Umar

--------------------

INBISNIS,ID.TERNATE - Informasi yang sempat beredar di beberapa media online termasuk berita yang ditulis INBISNIS.ID dengan judul “Diduga Enam Pekerja di Pulau Obi Terpapar Omicron” mendapat tanggapan dari Kadis Kesehatan Provinsi Malut, Idhar Sidi Umar pada hari ini Jumat (14/1/2022).

Menurut Idhar hanya 5 sampel yang dikirim ke Jakarta, bukan 6 dengan rincian Ternate 3 orang, Manado 1 orang dan Ambon 1 orang.

“Lima orang ini baru pulang cuti dan masuk ke perusahan dan di testing kembali dengan hasil positif. Karena lokasi perusahanya di Halmahera Selatan (Halsel) makanya masuk di data Halsel. Saat ini kondisinya baik dan sedang jalani karantina di camp perusahan,” jelas Idhar

Untuk pengujian sampel menurut Kadis yang juga seorang dokter ini, membutuhkan waktu 5 hari dari sampel yg di terima, Insya Allah, minggu depan hasilnya sudah bisa di ketahui.
Oleh karena itu sebagai langkah selanjutya dalam menghadapi gelombang ke-3 covid-19 yaitu dengan adanya strain omicron.

Idhar menghimbau agar segenap masyarakat dan kelompok-kelompok yang rentan untuk tetap menerapkan prokes 5 M, dan untuk Rumah Sakit yang ada di wilayah Maluku Utara di siapkan untuk menghadapi Omicron, meliputi persiapan tim dan SDM, persiapkan logistik, dan terus senantiasa melakukan koordinasi dgn pihak-pihak terkait.

Sementara itu hasil pantauan awak media bahwa berdasarkan kasus pertama varian omicron diumumkan pada 16 Desember 2021. Dalam waktu 10 hari melonjak menjadi 44 kasus dan di penghujung 2021 melonjak drastis menjadi 136 kasus. Angka ini terus naik hingga per tanggal 9 Januari 2022 ada 414 kasus omicron terdeteksi di Indonesia.

Ancaman gelombang ketiga omicron membayangi Indonesia, termasuk wilayah-wilayah yang banyak kedatangan pengunjung dari luar karena tingkat pengujian sampel berkurang seiring dengan melandainya kasus, peningkatan 3T (testing, tracing, treatment) bisa ditingkatkan lebih tinggi dan respons treatment yang cepat untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

(Anto Hoda/Redaksi)

Dibaca 98 Kali

INBISNIS dibangun dalam rangka mendukung dunia usaha dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa Indonesia dan seluruh warga dunia.

Ikuti Kami