oleh

Kota Jayapura Alami Inflasi Tertinggi se-Sulampua

INBISNIS.ID, JAYAPURA – Perkembangan Indeks Harga Konsumen atau diistilahkan dengan inflasi terjadi di seluruh kota yang ditetapkan sebagai kota Indeks Harga Konsumen (IHK). Dan untuk wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), Kota Jayapura mengalami tingkat inflasi tertinggi, yaitu sebesar 2,38 persen.

Hal itu diungkapkan Kepala BPS Provinsi Papua, Adriana H. Carolina saat merilis berita resmi statistik secara live di kantornya melalui akun youtube dan instagram, Senin (09/5).

“Inflasi tertinggi di Sulampua terjadi di Jayapura sebesar 2,38 persen dan inflasi terendah terjadi di Bulukumba sebesar 0,62 persen,” ungkapnya.

Secara rinci, untuk tiga kota IHK di Provinsi Papua, pada April 2022 Jayapura mengalami inflasi sebesar 2,38 persen, Timika mengalami inflasi sebesar 0,92 persen, dan Merauke mengalami inflasi sebesar 0,74 persen.

“Tidak satupun kota di Sulampua yang mengalami deflasi pada April 2022,” jelasnya.

Dikatakan, secara nasional, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 2,58 persen dan inflasi terendah terjadi di Gunungsitoli sebesar 0,22 persen.

“Adapun kejadian deflasi selama April 2022 juga tidak terjadi secara nasional,” jelasnya lagi.

Adriana H. Carolina juga memaparkan inflasi gabungan tiga kota IHK di Papua, yakni sebesar 1,72 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,20.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 2,50 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,45 persen; dan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,77 persen,” paparnya.

Untuk kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi sebesar 1,06 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,30 persen; kelompok transportasi sebesar 3,30 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,50 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,28 persen.

Jika dilihat dari tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April) 2022, inflasi gabungan 3 kota IHK mengalami inflasi sebesar 2,31 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 3,63 persen.

Komoditas penyumbang inflasi tertinggi adalah minyak goreng (0,43 persen), angkutan udara (0,38 persen), ikan ekor kuning (0,26 persen), bahan bakar rumah tangga (0,11 persen) dan ikan cakalang (0,09 persen).

(Redaksi)

Well, Jika ada yang perlu dibenahi atau disesuaikan tentang berita dan website INBISNIS.ID? Boleh ditulis di kolom komen ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.