oleh

Kadin Bali Sambut Baik PMK Nomor 22 Tahun 2022 

INBISNIS.ID, DENPASAR – Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Bali menyambut baik terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 22 tahun 2022 tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah Untuk Pelaku Usaha Koperasi Melalui Badan Usaha Penjamin yang Ditunjuk Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Nasional.

Menurut Ketua Kadin Bali, Made Ariandi, hari ini pelaku pariwisata terutama yang  memiliki hotel, villa, dan restaurant sedang membutuhkan pembaharuan-pembaharuan serta perbaikan-perbaikan fasilitas atau properti pariwisata yang sebelumnya sudah lama tidak dipakai akibat pandemi Covid-19.

Perbaikan ini dalam rangka menyambut para wisatawan yang mulai banyak berdatangan ke Bali. Selain itu, perbaikan dan pembaharuan fasilitas dan properti pariwisata juga dalam rangka menyambut event-event nasional yang akan diselenggarakan di Bali.

“Misal pintu-pintu hotel itu harus diperbaiki, kasur, kolam renang, serta kursi-kursi dan jendela-jendela hotel harus diperbaiki dan diperbaharui. Nah untuk memperbaiki ini kan membutuhkan dana,” ungkap Made Ariandi

Dengan kehadiran PMK Nomor 22 tahun 2022 ini dapat menjadi pemicu bagi pelaku pariwisata Bali untuk melakukan perbaikan-perbaikan properti pariwisata. Sehingga diharapkan nantinya pelaku pariwisata Bali sudah siap menyambut kedatangan wisatawan serta event-event internasional nantinya.

“Besok pada bulan November 2022, Bali akan menjadi tuan rumah G20. Kalau kita kurang siap. Tentu itu akan menjadi hal yang tidak bagus buat Bali dan buat Indonesia di kalangan internasional,” ungkap Made Ariandi

Terkait menyambut pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali, Made Ariandi mengatakan, semua stakeholder harus satu visi dan tujuan serta bersinergitas untuk memulihkan ekonomi Bali. Menurutnya, jangan sampai ada stakeholder yang bergerak sendiri-sendiri atau justru menghambat pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali.

“Sampai sejauh ini ekonomi Bali masih memburuk. Jika dibandingkan dengan daera-daerah lain yang sudah mencatatkan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu perlu adanya stakeholder yang ber sinergitas serta bersatu padu, serta kekompakan untuk pemulihan ekonomi Bali.” terang Made Ariandi.

(Redaksi)

Well, Jika ada yang perlu dibenahi atau disesuaikan tentang berita dan website INBISNIS.ID? Boleh ditulis di kolom komen ya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.